by

Panen Tembakau Didaerah Selo Boyolali Dipengaruhi Cuaca

Loading…

 

Boyolali – Bulan Agustus ini hingga September mendatang masa panen tembakau oleh petani dilereng Merapi dan Merbabu Boyolali. Namun meski demikian tidak semua petani memiliki hasil panen yang bagus. Hal ini dipengaruhi kondisi cuaca yang tidak menentu yang memepengaruhi penjemuran tembakau rajangannya harus benar-benar mencari tempat yang panas. Seperti para petani yang berada didaerah kecamatan Selo mereka harus keluar daerah wilayahnya untuk menjemur tembakau di wilayah lain. Sehingga harus menambah pengeluaran transportasi dan tenaga.

Loading...

Salah satu petani yang sudah lima tahun bertani tembakau, Agus mengatakan “Agar tidak terlalu banyak biaya operasional dirinya memilih menjual tembakau basah atau daun kedaerah Temanggung dengan harga perkilo Rp. 7.500,- sampai dengan Rp. 8.000,- . Sementara jika dijual kering harga berkisar dari Rp. 35.000,- sampai Rp. 50.000,- perkilogramnya. Tergantung kualitas tembakau”.

Sementara itu hal senada juga dikatakan salah satu petani diSelo, Sugiyarto “Tembakau yang penanamanya terlambat tidak dapat tumbuh subur. Karena, kekuranggan air sehingga tembakau tumbuh kerdil dan hasil penjualan tidak sesuai harapan”. #Haryanto

banner 300250

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed