by

Seorang Tahanan Jalani Nikah di Mapolres Boyolali

Loading…

Boyolali – Pernikahan adalah sesuatu yang didambakan oleh semua orang. Dengan pernokahan akan menghalalkan semua dosa yang tidak diperkenankan. Seorang tahanan Aris Setianto yang beralamat di Pedurungan, Semarang terpaksa harus menikah di kantor polisi Boyolali karena sebuah kasus pencurian dengan kekerasan. Aris yang menikah bersama  Farah Astri Yuliana warga Bulusari Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak tetap semangat menjalani pernikahan yang tidak seperti semestinya menikah. Akad nikah yang berlokasi di Mapolres Boyolali di pimpin oleh Saiful Anwar Kepala KUA Kecamatan Mojosongo.

Loading...

Iptu Wikan Kanip Pidana Umum atau Sapu Jagad Polres Boyolali mengatakan bahawa pernikahan ini berlangsung baik dan tidak mengurangi niat kedua mempelai. Pernikahan ini dilakukan setelah KUA Sayung, Kabupaten Demak melakukan koordinasi dengan KUA Mojosongo.

Karena saat ini sedang menjalani status proses hukum di wilayah Polres Boyolali dan menjadi tahanan Rutan Polres Boyolali maka mereka menikah di Mapolres Boyolali. Untuk penahanan itu berdasarkan dengan laporan Polisi nomor 32 bulan Juli 2019 terkait dengan kasus pencurian dan kekerasan di wilayah Istiharjo, Siswodipuran, Boyolali”, tutur Wikan kepada awak media.

Meski dirinya sedang menjalani kasus hukum Aris Setianto merasa senang dan lega dirinya bisa menikah dengan pujaan hatinya. Proses pernikahan ini mendapat pengawalan ketat dari aparat keamanan

banner 300250

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed