by

Penyebab dan Cara Mengatasi Baterai Laptop Drop

Loading…

Laptop tentunya sudah tak asing lagi bagi semua orang. Benda elektronik ini bisa digunakan untuk berbagai hal, seperti membuat file, mengakses internet, hingga bermain game. Laptop bisa digunakan tanpa harus disambungkan ke daya listrik. Hal ini karena laptop menggunakan sebuah baterai, sehingga dapat dibawa atau digunakan kapanpun dan dimanapun.

Loading...

Namun penggunaan baterai ini juga memiliki kekurangan, diantaranya adalah baterai yang drop dan cepat habis. Masalah satu ini sering kali dijumpai oleh para pengguna laptop. Ada beberapa penyebab baterai menjadi drop, seperti penggunaan laptop yang buruk, atau karena usia laptop yang sudah tua. Bagaimanapun, kita harus mengetahui bagaimana cara merawat baterai laptop agar tidak cepat rusak.

Memperhatikan penggunaan laptop. Laptop tidak sama dengan PC atau perangkat komputer. Jika PC bisa digunakan seharian tanpa istirahat, maka laptop tidak. Laptop tetap membutuhkan waktu untuk istirahat. Jika tidak, maka baterai maupun perangkat laptop itu sendiri akan cepat rusak.

Tidak menggunakan laptop hingga baterainya kosong. Laptop akan mati jika digunakan terus menerus hingga daya pada baterai habis 0%. Hal ini dapat mematikan ion-ion yang ada di dalamnya, dan merusak baterai laptop. Ada baiknya jika kita tetap memperhatikan sisa daya baterai laptop, dan mengisinya (charge) sebelum habis.

Sedangkan bagi baterai laptop yang sudah terlanjur bocor harus dikalibrasi. Kalibrasi akan membuat perhitungan daya baterai laptop lebih akurat dari sebelumnya. Caranya sebagai berikut :

Klik kanan pada ikon baterai di system tray, lalu pilih Power Options. Setelah itu pilih opsi Create a Power Plan, dan beri nama sesuai keinginan kita, lalu klik next. Kemudian atur bagian On Battery, Dim the display menjadi ‘5 jam’, Turn off the display menjadi ‘never’, put the computer to sleep menjadi ‘never’ juga. Sementara kecerahan layar kita maksimalkan.

Setelah itu aktifkan power plan dengan klik ikon baterai, dan pilih power plan buatan kita tadi. Langkah selanjutnya adalah charge laptop hingga penuh 100%. Setelah penuh, cabut lalu diamkan laptop menyala hingga baterainya kosong 0%. Jika laptop sudah mati, charge kembali hingga penuh. Proses kalibrasi pun selesai. Cara ini dapat digunakan pada baterai removable (bisa dicopot) maupun non-removable (tanam).

banner 300250

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed